Menteri Perhubungan Meninjau Pelayanan Bus High Deck DAMRI-Basoetta

Menhub Budi yang didampingi oleh Direktur Jenderal Perhubungan Darat Pudji Iskandar, Kepala BPTJ Elly Adriani Sinaga, dan Plt. Dirut Perum DAMRI Sarmadi melakukan pemeriksaan berbagai fasilitas Bus Bandara High Deck tersebut.

“Busnya bagus. Terlihat kokoh dan luas. Ruang bagasi pun sangat luas,” kata Menhub Budi saat meninjau operasional Bus High Deck DAMRI di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten, Jumat sore (14/4/2017).

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memberikan apresiasi atas peningkatan pelayanan Bus Bandara Perum DAMRI dengan menggunakan Bus High Deck. Menhub Budi juga mengaku puas atas kerja keras manajemen Perum DAMRI yang terus berusaha memberikan pelayanan terbaiknya kepada masyarakat.

Setelah puas memeriksa, Menhub berpesan agar DAMRI melakukan perawatan secara rutin agar aspek keselamatannya tetap terjaga.

“Jangan mentang-mentang bus baru lalu lalai perawatan. Jangan sekali-kali mengabaikan faktor keselamatan transportasi,” ujarnya.

Plt. Dirut Perum DAMRI Sarmadi mengaku sangat bangga dan berterima kasih atas perhatian Menhub kepada DAMRI.

“Kunjungan dan perhatian Pak Memhub ini merupakan kehormatan bagi kami dan seluruh jajaran Perum DAMRI,” kata Sarmadi.

Ia berjanji akan terus berupaya meningkatkan pelayanan terhadap penumpang dan selalu mengutamakan aspek keselamatan sebagaimana yang diamanatkan oleh Menhub.

Seperti diberitakan sesebelumnya manajemen Perum DAMRI mengoperasikan 30 bus super high deck dengan pelayanan super eksekutif untuk pelayanan dari dan ke Bandara Soekarno-Hatta.

Bus asal Jerman, Mercedes Benz, itu tampak bernampilan gagah. Selain lebih tinggi dibandingkan dengan bus sejenis single decker, pada bagian muka juga tampak mengusung berbagai komponen lebih menawan.

Untuk tampilan rute bus, DAMRI memajang display besar digital, sehingga dapat terlihat dari kejauhan dan akan tetap terbaca dengan baik saat malam.

Komposisi kursi 2-2 bersandaran kaki, dengan kualitas bahan tempat duduk yang sekelas pesawat terbang.

Penumpang juga dimanjakan dengan fasilitas wifi dan layanan charge peralatan elektronika di dinding bus.

Bus baru ini dioperasikan mulai Kamis, 13 April 2017 untuk melayani enam trayek, yaitu Purwakarta, Bekasi Barat (Kayuringin), Pasar Minggu, Rawamangun, Blok M, dan Cikarang. (aliy)

Sumber: beritatrans